Yogyakarta, 14 Maret 2025 – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sebagai gerakan mahasiswa Islam yang telah berusia lebih dari enam dekade kembali menggelar peringatan hari lahirnya dengan semarak dan penuh makna. Opening Ceremony Milad IMM ke-61 yang mengusung tema “Merawat IMM, Memajukan Indonesia” diselenggarakan di Aula Lt. 4 Gedung Pascasarjana UMY sebagai awal dari rangkaian kegiatan yang akan mempertemukan kader-kader IMM dalam semangat kebersamaan, kebudayaan, dan sportivitas. Momentum Milad tahun ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi ruang bagi kader IMM untuk meneguhkan kembali komitmen dalam menjaga nilai-nilai perjuangan organisasi.
Sebagai bagian dari perayaan ini, DPD IMM DIY menghadirkan berbagai perlombaan yang akan berlangsung setelah bulan Ramadhan dan bersamaan dengan Resepsi Milad IMM. Kegiatan ini terbagi dalam beberapa kategori utama, yakni lomba keolahragaan yang bertujuan menumbuhkan semangat sportivitas, kesehatan, dan solidaritas di kalangan kader IMM; lomba keistimewaan yang menyoroti kekhasan IMM sebagai organisasi berbasis nilai-nilai Islam serta memperkuat identitas lokalitas Yogyakarta; serta lomba kesenian dan kebudayaan sebagai wadah ekspresi kreatif kader dalam memperkaya budaya pergerakan.
Dalam sambutannya, Ketua DPD IMM DIY Bidang Seni, Budaya, dan Olahraga, Iqbal Tawaqal Husein, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya Semarak Milad IMM ke-61 ini. “Momentum Milad bukan hanya menjadi ajang selebrasi, tetapi juga sarana menggembirakan kader-kader IMM agar semakin solid dan bersemangat dalam berproses di dalam organisasi.
Semoga melalui kegiatan ini, kader dapat semakin menghayati nilai-nilai IMM serta terus melahirkan inisiatif dan kreativitas yang membangun,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPD IMM DIY Bidang Seni, Budaya, dan Olahraga, Safril Ulum, menekankan pentingnya aspek kebudayaan dalam pergerakan IMM. “IMM sebagai gerakan mahasiswa Islam tidak bisa dilepaskan dari dinamika kebudayaan. Semarak Milad kali ini diharapkan menjadi momentum bagi kader-kader IMM untuk lebih menampilkan dan mengekspresikan kebudayaan yang berakar pada nilai-nilai Islam, kemanusiaan, dan kebangsaan,” tuturnya.
Lebih dari sekadar perlombaan dan perayaan, Milad IMM ke-61 menjadi wadah bagi kader untuk merefleksikan kembali perjalanan panjang IMM dalam mengawal perubahan sosial. Dengan semangat kebersamaan, kreativitas, dan sportivitas yang dijunjung tinggi dalam rangkaian kegiatan ini, IMM terus berupaya meneguhkan posisinya sebagai gerakan yang tidak hanya merawat tradisi intelektual dan aktivisme, tetapi juga membangun ekosistem budaya yang inklusif serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.